Oleh-oleh dari Cirebon #1

Oleh-oleh dari Cirebon #1

Pada 26, 27, 28 Februari 2016 saya mendapatkan kesempatan untuk bertandang ke Kota Udang a.k.a Cirebon di Jawa Barat. Saya bisa bertandang ke Kota Cirebon karena kebaikan dari kawan-kawan 1 Buku untuk Indonesia, Pejalan Bergerak dan Gerakan Menabung. Saya ikut berkereta ke sana untuk mendukung Perpustakaan Safinatunnajah, sebuah perpustakaan keliling yang diprakarsai oleh Kang Emik dan segenap kawan-kawan yang terlibat dalam #KawanEmik. Perpustakaan Safinatunnajah disebut perpustakaan keliling karena memang bentuknya adalah sepeda motor tua yang dihacked sedemikian rupa dan punya sespan dengan bentuk perahu untuk membawa buku-buku. Kendaraan ini berkeliling pada hari-hari tertentu ke tempat-tempat yang menjadi langganan untuk menjadi “taman baca” di seputar Cirebon. Ide ini menjadi inspirasi untuk banyak hal dan semangat termasuk aktifnya Taman Bacaan Suropati, TBM Ki Hajar Dewantara serta gerakan literasi di Cirebon lainnya.

mega mendung cirebonSelain cerita di atas, ada oleh-oleh khusus berupa citra tembok di Cirebon yang saya ambil gambarnya di seputar Stasiun Perujakan; misalnya, gambar mural berupa motif Mega Mendung dengan label NORTH COAST dan bersanding graffiti, mungkin terbaca MOZAQ.

Ada beberapa spot karya seni jalanan yang saya lihat di seputar jalan menuju stasiun Parujakan. Andai saja ada lebih banyak karya seni visual yang tampil dalam tembok-tembok kusam itu, pasti Cirebon makin asyik. Membaca kata, membaca dunia.

(catatan RG untuk urbancult.net)

Related post:

0 comments
Submit comment